viral

loading...
Showing posts with label Wisata Tour And Traveling. Show all posts
Showing posts with label Wisata Tour And Traveling. Show all posts

Wednesday, November 5, 2014

Pura Goa Lawah

Goa Lawah

Gua Lawah Temple
Pura Goa Lawah dikenal sebagai salah satu dari enam pura penting di Bali. Lima diantaranya adalah pura Lempuyang, Uluwatu, Andakasa, Batukaru, dan Seleyukti. Goa Lawah terdiri dari kata goa dan lawah, dimana kata lawah dalam bahasa Bali berarti kelelawar. Jadi pura Goa Lawah merupakan sebuah pura yang didalamnya terdapat goa dengan ribuan kelelawar.


Goa Lawah – Lokasi Wisata Di Bali

Pura Goa Lawah termasuk wilayah desa Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung. Jaraknya sekitar 10 km ke arah timur kota Klungkung atau kurang lebih 50 km dari kota Denpasar. Menempuh jarak satu setengah jam dari Bandar udara Ngurah Rai melalui by pass Prof Ida Bagus Mantra. Lokasinya juga satu jalur dengan obyek wisata Candidasa, berkisar 15 km sebelah timur pura Goa Lawah dan dan Kerta Gosa Bali.
Mengenai sejarah pura Goa Lawah, tidak diketahui pasti kapan dan siapa yang membangun pura ini. Menurut penelitian para ahli sejarah pura ini dibangun pada abad ke-11 atas gagasan dari Mpu Kuturan. PuraGoa Lawah adalah tempat memuja Tuhan sebagai Dewa Laut.
Pemandangan di pura ini sangat khas, karena sebuah goa berada di bawah pepohonan yang rindang. Di mulut goa dibangun beberapa tempat pemujaan. Di depan goa dalam areal pura juga nampak banyak tempat pemujaan. Upacara besar di pura ini dilaksanakan tiap enam bulan sekali. Pada penanggalan Bali disebut hari Anggarkasih Medangsia.
Pura ini berada di seberang pantai dan memasuki wilayah perbukitan. Sebuah pura juga dibangun di pantai ini yang disebut Pura Segara. Pura Segara merupakan pura masyarakat sekitar yang sebagian besar mata pencahariannya sebagai nelayan untuk memuja Tuhan dengan sebutan Bhatara Baruna atau Dewa Laut.
Saat memasuki desa Pesinggahan menuju pura Goa Lawah, disepanjang jalan banyak terdapat warung yang menawarkan menu dari ikan laut. Seperti ikan bakar, pepes ikan, sate , sup ikan, sayur plecing, sambal mentah, sambal merah bumbu Bali, lengkap dengan nasi dan es kelapa muda. Warung – warung makanan ringan juga banyak terdapat diseberang pura. Areal parkir yang tersedia cukup luas yang berada di luar pura dan di tepi pantai. Daerah tujuan wisata ini ramai dikunjungi wisatawan mancanegara maupun domestik. Terutama pada saat musim liburan dan hari raya.
Goa Lawah adalah salah satu lokasi wisata di Bali yang banyak dikunjungi wisatawan untuk liburan di Bali dan pura Goa Lawah Bali sangat sering di jawadwalkan sebagai salah satu objek pariwisata Bali yang terdapat dalam paket tour di Bali. Jadwal tour ke objek wisata ini biasanya di sertai dengan kunjugan ke objek pariwisata Bali yang lain, seperti Tirta Empul Bali dan Ulun Danu Temple.

Tuesday, November 4, 2014

Kebenaran Kisah Mahabharata

Bukti-Bukti Kebenaran Kisah Mahabharata

Perang Bharatayuda

Khrisna dalam mahabharata antv
Para arkeolog terkemuka dunia telah sepakat bahwa perang besar di Kuruksetra merupakan sejarah Bharatavarsa (sekarang India) yang terjadi sekitar 5000 tahun yang lalu. Sekarang para peneliti hanya ingin menentukan tanggal yang pasti tentang peristiwa tersebut. Dari hasil pengamatan beserta bukti-bukti ilmiah. Dari berbagai estimasi maka dibuatlah suatu usulan peristiwa-peristiwa sebagai berikut :

  • Sri Krishna tiba di Hastinapura diprakirakan sekitar 28 September 3067 SM
  • Bhishma pulang ke dunia rohani sekitar 17 Januari 3066 SM
  • Balarama melakukan perjalanan suci di sungai Saraswati pada bulan Pushya 1 Nov. 1, 3067 SM
  • Balarama kembali dari perjalanan tersebut pada bulan Sravana 12 Dec. 12, 3067 SM
  • Gatotkaca terbunuh pada 2 Desember 3067 SM.

Bharatayuda adalah istilah yang dipakai di Indonesia untuk menyebut perang besar di Kurukshetra antara keluarga Pandawa melawan Korawa. Perang ini merupakan klimaks dari kisah Mahabharata, yaitu sebuah wira carita terkenal dari India.
Dr. Rao meneliti bukti-bukti sejarah di lautan, di teluk Gujarat, untuk mengungkap bukti keberadaan Kerajaan Dwaraka. Istana Sri Krisna, otak penggalang strategis dari pihak Pandawa. Konon, kerajaan ini musnah ditelan gelombang laut tahun 1478 SM, setelah perang Bharatayudha tahun 1443 SM.
Michael Cremo mengadakan penelitian di daratan, diantaranya: Indraprasta, Hastinapura, dan padang Khurusethra, bekas perang itu terjadi. Seperti diketahui, Indraprasta merupakan tempat bermukim keluarga Pandawa di awal perjuangan merebut Hastina. Khurusethra adalah bekas pertempuran dahsyat keluarga Bharata.
Para ahli menemukan banyak bukti yang mengejutkan. Tanah tegalan luas itu ternyata tak ditumbuhi tanaman apa pun, karena tercemar radio aktif. Pada puing-puing bangunan atau sisa-sisa tengkorak manusia yang ditemukan di Mohenjo Daro tercemar residu radio aktif yang cukup pekat.
Menurut Dr.Indrajit, ahli termonuklir, hal ini terjadi diduga akibat radiasi ledakan termonuklir skala besar dalam peperangan tersebut. Jelasnya terdapat dalam kalimat Weda yang diterjemahkan bebas seperti ini, ”Arjuna yang gagah berani, duduk dalam Weimana/ Vimana.
Dalam Ufology, Vimana adalah wahana mirip piring terbang. Bahkan ada teori, bahwa dulunya Vimana adalah istilah untuk kendaraan alien yang berperang dengan manusia Bumi yang pada saat itu juga sudah canggih.
Teori kedua dalam Ufology, bahwa dulunya ada dua ras alien yang memperebutkan Bumi dan menghasilkan radiasi-radiasi yang hingga kini masih dapat dibuktikan.
Oleh kerenanya, manusia mengganggap bahwa para alien tersebut adalah “Dewa-dewa dari langit” yang sangat tangguh dan perkasa, lalu manusia membuat ceritanya dalam kitab-kitab Hindu.
Vimana dapat mendarat di tengah air, lalu mengangkat gendewa dan meluncurkan sebatang anak panah. Semacam senjata mirip rudal/ roket, yang dapat menimbulkan sekaligus melepaskan nyala api yang bersinar terang di atas wilayah musuh.
Curahannya seperti hujan lebat yang deras, mengepung musuh dengan kekuatan dahsyat. Setelah panah itu tiba pada sasarannya, dalam sekejap sebuah bayangan yang tebal dengan cepat terbentuk seperti cendawan raksasa merekah di atas wilayah kurawa.
Angkasa menjadi gelap gulita, semua kompas yang ada dalam kegelapan menjadi tidak berfungsi, kemudian badai angin yang dahsyat mulai bertiup wuuus… wuuus, disertai debu pasir.
Burung-burung bercicit panik seolah-olah langit runtuh dan bumi gonjang-ganjing. Sementara itu di atas langit, matahari seolah-olah bergoyang, panas membara memancarkan udara mengerikan, membuat bumi berguncang, dan gunung-gunung bergoyang.”

Keberadaan Kota Kuno Dvaraka

Demikian juga keberadaan kota Dvaraka yang dulu menjadi misteri, kota tersebut disebutkan dalam Mahabharata bahwa Dvaraka tenggelam di pantai. Doktor Rao adalah seorang arkeolog senior yang dengan tekun menyelidiki dengan “marine archaeology” dan hasilnya ditemukannya reruntuhan kota bawah laut, beserta ornamennya, didaerah Gujarat. Dwaraka, kota kerajaan Sri Krishna masa lalu.

Pura Tanah Lot, Bali

Pesona Tanah Lot

Tanah Lot
Pura Tanah Lot adalah salah satu tempat wisata di Bali yang terkenal dengan keindahannya, terutama pada saat matahari terbenam. Pura Tanah Lot yang terdiri dari 2 buah pura merupakan pura tempat memuja dewa laut. Keunikan dari Pura Tanah Lot adalah pura ini berada di atas sebuah batu karang besar di pinggir laut. Pada saat air laut pasang, anda tidak dapat mendekat ke Pura karena di sekitar batu karang penyangga Pura Tanah Lot akan digenangi air laut. Pada saat air surut anda dapat melihat beberapa ular laut jinak yang menurut penduduk setempat merupakan penjaga dari tempat tersebut. Selain itu, di lokasi ini anda juga dapat memegang ular suci yang jinak dan tidak berbahaya.
Tanah Lot adalah sebuah objek wisata di Bali, Indonesia. Di sini ada dua pura yang terletak di atas batu besar. Satu terletak di atas bongkahan batu dan satunya terletak di atas tebing mirip dengan Pura Uluwatu. Pura Tanah Lot ini merupakan bagian dari pura Dang Kahyangan. Pura Tanah Lotmerupakan pura laut tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut.
Pura Tanah Lot adalah pura umum yang berfungsi untuk pemujaan Sang Hyang Widhi atau Tuhan Yang Maha Esa dalam manifestasinya sebagai Dewa Baruna yaitu dewa penguasa laut. Selain itu juga berfungsi sebagai tempat suci untuk memjua kebesaran dan kemuliaan Dang Hyang Nirartha sebagai seorang pendeta yang dianggap sebagai bhatara Sakti wau Rauh. Dengan demikian Pura Tanah Lot adalah tergolong sebagai pura umum yang mempunyai sifat dan karakter sebagai pura Dang Kahyangan. Berbeda dengan pura-pura lainnya di Bali, Pura Tanah Lot tidak memiliki beberapa halaman karena dibangun pada suatu dataran batu karang yang tidak beraturan sudut-sudut halamannya.
Untuk memasuki pura harus melalui liku-liku batu karang yang merupakan tangga-tangga naik tidak beraturan, mulai dari sebelah utara lalu membelok kearah barat dan ke selatan kemudian harus menaiki beberapa tangga lagi untuk sampai ke halaman pura. Tanah Lot memiliki upacara atau piodalan yang jatuh pada hari Rabu Wage Langkir yang berlangsung setiap 6 bulan atau 210 hari sekali. Pada saat itu seluruh umat Hindu dari berbagai daerah di Bali akan datang bersembahyang untuk memohon keselamatan dan ketentraman.

Dimana Lokasi Pura Tanah Lot ?

Pura Tanah Lot terletak di Desa Beraban, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali, Indonesia. Pura Tanah Lot terletak sekitar 13 km arah barat Kota Tabanan, atau 25 km arah barat Kota Denpasar. Dari kota Denpasar atau Tabanan, wisatawan dapat menggunakan jasa taksi, menyewa mobil, motor, atau menggunakan jasa travel untuk menuju lokasi pura.

Tiket masuk dan Akomodasi

Dari tempat parkir banyak dijumpai art shop, kios-kios suvenir, jasa tattoo temporary, serta warung makan atau kedai minuman. Berbagai macam tipe penginapan juga banyak tersedia di sekitar pura, mulai dari penginapan kelas melati hingga hotel berbintang. Harga tiket memasuki obyek wisata Pura Tanah Lot sebesar Rp 7.500 untuk turis domestik, dan Rp 10.000 untuk turis asing.

Pesona Taman Ayun, Bali

Pesona Taman Ayun

Taman Ayun
Taman Ayun Bali adalah sebuah kompleks Pura yang sangat besar, terletak di Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, kurang lebih 18 km dari jantung Kota Denpasar. Setelah kita melewati pintu masuk, taman luas yang terawat baik menyambut kedatangan, dengan rumput hijau yang benar-benar indah, tapi sayangnya pada saat hari panas hal ini dapat menjadi sangat berat karena tidak terdapat pohon-pohon besar untuk memberikan keteduhan di taman ini. Ketika kita mencari keteduhan, taman bagian belakang adalah jawabannya. Akan sangat menyenangkan sekali untuk berjalan-jalan di jalan bebatuan di bawah pohon-pohon besar ditemanani oleh suara burung-burung yang sedang bernyanyi.
Taman Ayun diterjemahkan secara harfiah sebagai taman yang indah dan dianggap sebagai salah satu Pura yang paling menarik di Bali. Dibangun pada tahun 1634 oleh Raja Mengwi, I Gusti Putu Agung. Pura ini berbatasan dengan sungai yang lebar yang mengairi sawah-sawah disekitar lokasi. Pura ini didedikasikan untuk para leluhur Kerajaan Mengwi dan dewa-dewa penting lainnya. Taman Ayun Bali dianggap sebagai “Pura Pusat” untuk Kerajaan Mengwi.

1. Dimana Lokasi Taman Ayun Bali ?

Taman ayun terletak di desa Mengwi Badung, sekitar 18 km barat laut Denpasar (atau 25 menit jika berkendaraan).

Pura taman ayun terdiri atas 4 halaman yang berbeda.

1. Halaman Pertama.

Disebut dengan Jaba yang bisa dicapai hanya dengan melewati satu-satunya jembatan yang berada di sisi kolam dan Pintu gerbang. Begitu masuk di sana ada tugu kecil untuk menjaga pintu masuk dan di sebelah kanannya terdapat bangunan luas (wantilan) dimana sering diadakan sabungan ayam saat ada upacara.

2. Halaman Kedua.

Di halaman ini, juga terdapat tugu air mancur yang mengarah ke 9 arah mata angin. Sambil menuju ke halaman berikutnya, di sebelah kanan jalan terdapat sebuah komplek pura kecil dengan nama Pura Luhuring Purnama.

3. Halaman Ketiga.

Taman Ayun Bali ini atau Halaman ke dua, posisinya lebih tinggi dari halaman pertama untuk masuk ke halaman ini, pengunjung harus melewati pintu gerbang kedua. Begitu masuk, pandangan akan tertuju pada sebuah bangunan Aling-aling “Bale Pengubengan” yang dihiasi dengan relief menggambarkan “Dewata Nawa Sanga”, (9 Dewa penjaga arah mata angin). Di sebelah timur halaman ini ada satu Pura kecil disebut Pura Dalem Bekak, sedangkan di pojok sebelah barat terdapat sebuah Balai Kulkul menjulang tinggi.

4. Halaman Keempat.

Halaman terakhir adalah yang tertinggi dan yang paling suci. Pintu gelung yang paling tengah akan dibuka di saat ada upacara, tempat ke luar masuknya arca dan peralatan upacara lainnya. Sedangkan Gerbang yang di kiri kananya adalah untuk keluar masuk kegiatan sehari-hari di pura tersebut. Halaman ini terdapat beberapa meru menjulang tinggi dengan berbagai ukuran dan bentuk. Tiga halaman dari Pura ini melambangkan tiga tingkat kosmologi dunia, dari yg paling bawah adalah tempat / dunianya manusia, ke tingkat yang lebih suci yaitu tempat bersemayamnya para dewata, serta yang terakhir melambangkan Sorga tempat berstananya Tuhan Yang Maha Esa. Seperti dikisahkan dalam cerita kuno Adhiparwa , keseluruhan kompleks pura menggambarkan Gunung Mahameru yang mengapung di tengah lautan susu.

Kenapa Pura ini hancur Pada Tahun 1917 ?

Taman Ayun Bali ini hancur karena gempa bumi hebat yang terjadi pada tahun 1917 dan tidak sempat dipugar hingga tahun 1950. Candi bentar dan tugu yang tingginya mencapai 16 meter di halaman bagian dalam Pura tersebut dibangun sesuai arsitektur Jawa, sedangkan candi yg kecil berupa tempat duduk dari batu berjumlah 64 buah merupakan tugu leluhur jaman megalitikum untuk mengenang para ksatria yang gugur dalam perang.

Garuda Wisnu Kencana, Bali

Patung Garuda Wisnu Kencana

Patung Garuda
Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana atau Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, disingkat GWK, adalah sebuah taman wisata di bagian selatan pulau Bali. Taman wisata ini terletak di tanjung Nusa Dua, Kabupaten Badung, kira-kira 40 kilometer di sebelah selatan Denpasar, ibu kota provinsi Bali. Di areal taman budaya ini, direncanakan akan didirikan sebuah landmark atau maskot Bali, yakni patung berukuran raksasa Dewa Wisnu yang sedang menunggangi tunggangannya, Garuda, setinggi 12 meter.
Di kawasan itu terdapat juga Patung Garuda yang tepat di belakang Plaza Wisnu adalah Garuda Plaza di mana patung setinggi 18 meter Garuda ditempatkan sementara. Pada saat ini, Garuda Plaza menjadi titik fokus dari sebuah lorong besar pilar berukir batu kapur yang mencakup lebih dari 4000 meter persegi luas ruang terbuka yaitu Lotus Pond. Pilar-pilar batu kapur kolosal dan monumental patung Lotus Pond Garuda membuat ruang yang sangat eksotis. Dengan kapasitas ruangan yang mampu menampung hingga 7000 orang.
Area Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana berada di ketinggian 146 meter di atas permukaan tanah atau 263 meter di atas permukaan laut. Patung ini nantinya setelah selesai akan menjadi patung terbesar dunia dengan tinggi 75 meter dan lebar 60 meter dan akan mengalahkan patung liberty. GWK ini merupakan mahakarya dari seniman Bali I Nyoman Nuarta yang berada di daerah Bali Selatan tepatnya di bukit Unggasan. Area Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana berada di ketinggian 146 meter di atas permukaan tanah atau 263 meter di atas permukaan laut.
Terdapat juga patung tangan Wisnu yang merupakan bagian dari patung Dewa Wisnu. Ini merupakan salah satu langkah lebih dekat untuk menyelesaikan patung Garuda Wisnu Kencana lengkap. Karya ini ditempatkan sementara di daerah Tirta Agung.

Daya Tarik Utama Dari Garuda Wisnu Kencana.

Daya tarik utama dari wisatawan untuk berlibur ke GWK Bali adalah untuk melihat patung Garuda Wisnu. Dibangun dan di ukir oleh pengukir dan pematung terkenal bernama I Nyoman Nuarta. Patung Garuda Wisnu memiliki rencana awal akan di bangun dengan tinggi 126 meter dan lebar 60 meter. Tapi sampai saat ini, tinggi patung hanya 20 meter, pembangunan patung Garuda Wisnu sampai saat ini belum selesai dan penulis kurang tahu apa sebabnya belum diselesaikan sampai saat ini.
Selain patung Garuda Wisnu, di tempat wisata GWK ini, para pengunjung dapat menikmati pemandangan dari matahari terbenam. Tidak hanya pemandangan indah saja yang anda dapat liat di kawasan wisata GWK, tempat wisata ini juga menawarkan beraneka ragam acara hiburan dari pagi hari, sampai malam hari.

Jadwal Tari Kecak dan Harga Tiket Garuda Wisnu Kencana Bali.

Tempat wisata di Bali GWK di buka dari jam 08:00 – 22:00, untuk biaya tiket masuk ke GWK, per tanggal 1 Agustus 2014 anda akan dikenakan:
Dewasa: Rp 50.000 / orang
Anak: Rp 40.000 / anak
Pelajar: Rp 40.000 / anak
Salah satu tempat yang menyediakan pertunjukan tari kecak di Bali setiap hari adalah GWK Bali. Jadwal pertunjukan tari Kecak GWK Bali dimulai dari jam 18:00 – 19:00. Untuk menonton tari Kecak di GWK anda tidak dikenakan biaya atau gratis.

Pantai Jimbaran, Bali

Romantisnya Pantai Jimbaran, Bali

Jimbaran
Pantai Jimbaran adalah salah satu tempat wisata di Bali yang paling terkenal. Pada saat anda datang ke Pantai Jimbaran, yang pertama kali akan anda lihat adalah deretan meja dan kursi makan di atas pasir putih yang indah. Pantai Jimbaran terkenal dengan kuliner pinggir pantainya, terutama hidangan lautnya. Pantai Jimbaran untuk anda yang ingin berwisata ke pantai sekaligus menikmati wisata kuliner khas Bali. Tidak perlu kuatir menyantap makanan di Pantai ini karena ombak di Pantai sangatlah tenang, tidak membahayakan anda yang sedang makan di pinggir pantai.
Pantai Jimbaran adalah salah satu pantai pasir putih di Bali, pasirnya halus dan berwarna putih ke kuning – kuningan. Kebersihan di pantai ini selalu terjaga, karena ada petugas kebersihan yang bertugas membersihkan areal pantai. Di sepanjang pinggir pantai banyak dibangun hotel, spa dan villa. Seperti hotel Intercontinental dan Four Seasons Jimbaran, pihak hotel juga selalu menjaga kebersihan di tepi pantai, dengan mengadakan acara gotong royong membersihkan pantai dari sampah.
Dengan pemandangan pantainya yang indah, memiliki pasir putih serta pemadangan matahari terbenam, maka banyak hotel dipinggir pantai, sering menggelar berbagai acara di tepi pantai ini. Dari tepi pantai anda dapat melihat bandara Ngurah Rai, yang merupakan satu-satunya bandara berstandar international di Bali.

Hal yang Menarik Di Pantai Jimbaran


Jimbaran merupakan sebuah kelurahan yang terdiri atas 12 banjar adat dan 1 banjar dinas di wilayah Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Jimbaran dikenal dengan pantainya yang indah, selain itu kawasan pantai ini juga merupakan salah satu tempat favorit untuk menikmati hidangan laut. Dahulu mayoritas penduduk di sekitar kawasan pantai bermata pencaharian sebagai nelayan atau petani. Akan tetapi setelah perubahan kawasan menjadi salah satu objek wisata, banyak dari penduduk lokal yang kemudian beralih profesi menggeluti bidang pariwisata. Dengan mendirikan penginapan ataupun mendirikan tempat makan. Selain itu banyak tempat tempat menarik di sekitar Jimbaran.
Disini Anda bisa memilih sendiri makanan Anda. Kepiting, dan ikan laut lain tersedia, mau digoreng, di bakar atau dikukus, pembeli bebas memilih sendiri bagaimana ikannya dimasak. Selain itu biasanya pihak pengelola tempat makan juga menyajkan hiburan live musik yang semakin membuat malam hari Anda di pantai ini kian menarik. Untuk mencapai kawasan pantai, bisa Anda tempuh selama 30 menit perjalanan dari Kota Denpasar, atau kurang lebih 10 menit dari Bandara Internasional Nguah Rai Bali. Selain tempatnya yang menarik, pantai Jimbaran juga merupakan kawasan yang strategis, karena berjarak kebih kurang 5 km dari Pantai Kuta, sehingga Anda juga bisa mengunjungi objek wisata lain di Kota Denpasar dengan waktu tempuh pendek.
Karena dari awal kawasan jimbaran merupakan kampung nelayan, maka tidak susah untuk menemukan ikan segar. Hal inilah yang mendorong pelaku industri untuk mendirikan restoran, warung makan, dan café di sekitar tempat wisata ini. Kondisi pantai tak jauh dengan kebanyakan pantai pantai di bali lainnya, kondisi pantai yang landai dan memiliki pasir putih dengan ombak laut yang tidak begitu besar menjadikan Pantai Jimbaran lokasi yang tepat untuk mendirikan usaha kuliner di tepi pantai. Sembari menikmati hidangan sea food Anda juga disuguhkan dengan pemandanga dan hembusan angin laut di malam hari yang menambah indah suasana makan malam Anda.

Jika Anda telah puas menikmati indahnya panorama pantai  Anda bisa menikmati tempat wisata lain yang juga berada di daerah Jimbaran. Masih banyak sekali tempat-tempat menarik di sini yang bisa Anda kunjungi antara lain pantai muaya jimbaran pantai berbatu karang (wisata mancing) tegal wangi tungak sabe, batu layah, bene. Jangan lupa sebelum pergi liburan, persiapkan terlebih dahulu segala kebutuhan Anda dan jangan lupa baca Referensi tempat wisata di Bali yang patut dikunjungi.